Lomba Inovasi Pembelajaran

admin Berita Leave a Comment

Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan dalam rangka menggiatkan guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, menyelenggarakan kegiatan Lomba Karya Inovasi Pembelajaran (INOBEL) untuk guru SMA dan SMK. Di tahun 2018 ini, Kesharlindung Dikmen membuat gebrakan dengan menggelar tiga kategori peserta yang berbeda, yakni lomba INOBEL SMA dan SMK untuk INOBEL Pemula, INOBEL Madya, dan INOBEL Utama. Apa sajakah perbedaan dari lomba-lomba INOBEL ini? Mari kita bahas bersama.

INOBEL Pemula adalah ajang lomba yang diperuntukkan bagi guru-guru SMA dan SMK yang kreatif, inovatif, dan belum pernah berhasil masuk sebagai finalis, ataupun bagi mereka yang benar-benar masih “hijau” di Lomba INOBEL yang diadakan oleh Kesharlindung Dikmen. Yang membedakan INOBEL Pemula dengan INOBEL lainnya selain kriteria pesertanya adalah bahwa peserta yang lolos akan mendapat bimbingan teknis terlebih dahulu untuk menyempurnakan tulisan maupun hasil inovasi mereka.


Peserta INOBEL Pemula tahun 2018 tampak antusias mengikuti bimbingan Prof. Sugiyono dari Universitas Negeri Yogyakarta, pada kegiatan bimbingan teknis INOBEL Pemula di Hotel Onih Bogor yang dilaksanakan pada bulan April kemarin.


Prof. Samsudi dari Universitas Negeri Semarang sedang memberikan pembekalan dan pengarahan kepada peserta bimbingan teknis INOBEL Pemula.

Bimbingan teknis bagi peserta Lomba INOBEL Pemula telah dilaksanakan dalam 2 (dua) angkatan, dengan masing-masing angkatan berjumlah 200 peserta. Angkatan pertama dilaksanakan di Hotel Onih Bogor, dan angkatan kedua dilaksanakan di Hotel Maharaja Jakarta di bulan Juni 2018. Dari 400 peserta ini akan disaring menjadi 50 guru SMA dan 50 guru SMK untuk memperebutkan posisi juara 1, 2, dan 3, di masing-masing jenjang. Laporan karya peserta yang telah mengikuti bimbingan teknis dapat mulai diunggah di www.kesharlindungdikmen.id mulai tanggal 15 Oktober 2018.


Sebagian peserta Workshop Pendampingan INOBEL Pemula di Hotel Maharaja berpose bersama Kasubdit. Kesharlindung dan para Tim Juri.

INOBEL Madya adalah ajang bagi guru-guru hebat di jenjang SMA dan SMK yang pernah berhasil masuk sebagai finalis namun belum cukup beruntung untuk lolos sebagai pemenang. Salah satu persyaratan untuk mengikuti lomba ini adalah mengirimkan hasil pemindaian sertifikat yang mereka dapat dari lomba INOBEL sebelumnya, dimana mereka berhasil masuk sebagai finalis.

Yang terakhir adalah INOBEL Utama. Sebagai ajang yang paling tinggi kastanya, lomba ini menjadi ajang bergengsi bagi para juara lomba apa pun yang pernah diadakan oleh Kesharlindung Dikmen, baik itu juara Gupres, OGN, INOBEL, KARBANG dan juara lainnya. Para jawara tersebut dapat beradu kreativitas dan inovasi di arena INOBEL Utama ini.

Hadiah yang diberikan memang tidak sebesar Gupres maupun OGN, namun cukup berharga. Plus tentunya laptop bagi peringkat 1, 2, dan 3 di setiap kategori lomba INOBEL. Sayangnya, ketika tulisan ini diturunkan, pendaftaran untuk lomba INOBEL sudah ditutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *